Alun Alun Malang | Sekarang Makin Mempesona

0
107

Assalamualaikum Wr. Wb

Alun-alun Kota Malang di Jalan Merdeka, atau kadang juga disebut Alun-Alun Merdeka, tampak lebih ramai dikunjungi sejak direvitalisasi oleh Pemkot Malang pada akhir 2014. Sebagai salah satu fasilitas ruang terbuka publik, Alun-Alun Merdeka kini dilengkapi dengan toilet, deretan tempat duduk, arena skate park, dan air mancur.

Alun-Alun Merdeka didirikan pada 1882. Saat itu, Malang masih berstatus kabupaten, dengan pemerintahan pusat di Pasuruan. Hawa sejuk Kota Malang dan hasil perkebunan khas dataran tinggi menjadi pemikat orang-orang Belanda mendirikan koloni di wilayah ini.

Namun, keberadaan Alun-Alun Merdeka yang dibangun pemerintahan kolonial ini terkesan menyimpang dari pola pendirian alun-alun di Jawa pada umumnya. Alun-alun Jawa lazimnya terletak persis di depan keraton atau pendopo kabupaten sebagai sebuah halaman luas.

Alun-alun adalah tempat yang penting dan sakral. Jo Santoso dalam Arsitektur-Kota Jawa: Kosmos, Kultus & Kuasa (2008) menyebutkan, alun-alun tak cuma menjadi simbol dari pusat kekuasaan atau sebagai pusat inti yang mengawali perkembangan suatu kota, tetapi juga sebagai tempat berlangsungnya semua perayaan ritual atau upacara keagamaan penting serta arena parade militer.

Alun-Alun Merdeka berbeda. Wilayah alun-alun dan sekitarnya memang tetap berperan sebagai pusat kota, namun letak pendopo kabupaten justru agak jauh di sebelah timur alun-alun. Wajahnya pun menghadap ke selatan.

Di bagian selatan alun-alun berbentuk persegi ini, terdapat rumah asisten residen yang menghadap ke alun-alun. Di sebelah barat ada masjid, penjara di timur, gereja di utara. Bangunan-bangunan penunjang aktivitas pemerintahan Belanda terletak di ruas lainnya.

Handinoto & Paulus H. Soehargo dalam Perkembangan kota dan arsitektur kolonial Belanda di Malang (1996) menyatakan, di kota-kota kolonial di Jawa pada 1800-1900, pusat kendali pemerintahan berada di sekitar alun-alun kota. Tak heran jika melihat tata letak alun-alun dan bangunan penunjang di sekitarnya, Alun-Alun merdeka di Malang sejak awal memang didesain sebagai ruang publik khas pemerintahan kolonial yang jelas menerabas pakem tata kota tradisional Jawa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here